Salahudin Sunan Alsasaki
Mendengarkan bacaan-bacaan ruqyah melalui audio, terutama untuk gangguan jin yang sudah lama dan berat, bukanlah termasuk ruqyah sehingga tidak mungkin mencukupkan diri dengan cara tersebut. Ruqyah harus dibacakan langsung kepada orang yang sakit dengan tujuan untuk sembuh. Ruqyah itu membutuhkan niat dari yang membacakan (roqy), dan dari yang diruqyah (marqy), dan ini hanya bisa terwujud dengan berhadapannya antara roqy dan marqy nya. Kadang praktek ruqyah juga membutuhkan tiupan dan usapan pada daerah-daerah yang sakit pada tubuh, dan ini juga hanya terwujud dengan berhadapan (face to face).
Jadi tidak dianjurkan untuk mencukupkan diri dengan mendengarkan audio ruqyah kemudian tidak melakukan ruqyah langsung dari seorang peruqyah. Mendengarkan audio ruqyah mungkin bisa dipakai apabila orang yang gangguan jin ini tidak menemukan peruqyah di daerahnya, atau dia seorang yang buta huruf (tidak bisa mengaji), atau ketika seseorang itu sedang bekerja, atau sedang beraktifitas lain, karena mendengarkan audio ruqyah pengaruhnya tidak sekuat ketika diruqyah langsung sehingga tidak ada kekhawatiran mengenai reaksi-reaksi yang frontal yang nantinya bisa membahayakan pesakit sendiri.
Bagi siapa saja yang ada gangguan jin, terutama yang sudah lama dan ingin bersih dari gangguan jinnya agar benar-benar memperhatikan cara perawatan yang benar yaitu dengan melakukan perawatan secara intensif:
1. Meruqyah diri sendiri dan diruqyah langsung oleh peruqyah sekurang-kurangnya 3x dalam sehari. Setiap sesi durasinya kurang lebih satu setengah atau dua jam. Lakukan ini setiap hari. Setiap gangguan bisa menghabiskan waktu sebulan, dua bulan, atau lebih (ini yang sering terjadi dilapangan). Jadi seorang pesakit benar-benar harus memiliki jadwal yang ketat, karena dengan cara inilah kita bisa semakin mudah untuk menyempitkan keberadaan gangguannya.
2. Membaluri seluruh tubuh dengan minyak zaitun yang sudah diruqyah pagi dan petang
3. Meminum air zam-zam, atau air biasa yang sudah diruqyah sehari sebanyak 1,5ltr
4. Rutin meruqyah rumah dengan Albaqarah dan mengumandangkan azan. Ditambah dengan rutin memercikkan air+garam+minyak kasturi putih kedaerah-daerah didalam rumah, terutama daerah yang terasa tidak nyaman
5. Memperkuat do'a terutama pada waktu-waktu ijabah baik ketika sujud, sebelum salam, dan lain-lainnya. Mengisi waktu-waktu kosong dengan membaca istiqfar, tasbih, tahmid, takbir, alhauqalah, dan zikir-zikir lainnya, terutama menjaga dengan baik zikir-zikir pagi dan petang, sebelum tidur, keluar rumah, dan zikir kalimat tammah ketika sampai ditempat tujuan.
6. Bersedekah semampunya
7. Lakukan semua tahapan diatas dengan terlebih dahulu melakukan tazkiyatun nafs agar perawatannya semakin mudah sampai pada ujungnya yaitu kesembuhan. Semoga bermanfaat. Aamiin
Ulasan
Catat Ulasan